MANGGALA AGNI TERUS BERJUANG PADAMKAN KARHUTLA DI KALBAR


Manggala Agni terus berjuang di lapangan karena beberapa hari terakhir terjadi peningkatan hotspot di Kalimantan Barat. Direktur Pengendalian Karhutla Thomas Nifinluri mengungkapkan pasukan Manggala Agni masih berjuang di beberapa wilayah Kalimantan Barat untuk memadamkan api akibat karhutla, 31/7/2023.

“Kami masih melakukan pemadaman di beberapa wilayah seperti Pontianak, Sintang, dan Singkawang sampai dengan saat ini. Hotspot memang mengalami peningkatan pada tanggal 27 Juli 2023 dan sekarang tinggal dua titik hotspot,” jelas Thomas.

Pantauan Posko Pengendalian Karhutla Hari Kamis, 27/7/2023, terjadi kenaikan hotspot NOAA20 dengan confidance level high sebanyak 159 titik di seluruh Kalimantan Barat. Kabupaten dengan hotspot paling banyak adalah Sanggau, Ketapang, Landak, dan Sekadau.

Kondisi saat ini sudah mengalami penurunan yang signifikan, di beberapa wilayah Manggala Agni masih melakukan pemadaman dan mopping up. Langkah ini dilakukan Manggala Agni sebagai salah satu bentuk penanggulangan karhutla sekaligus wujud kesiapsiagaan menanggulangi karhutla di musim kemarau. Selain dengan pemadaman, berbagai upaya lain juga dilakukan separti patroli di wilayah-wilayah rawan dan juga sosialisasi kepada masyarakat.

“Berbagai langkah pengendalian karhutla harus terus diupayakan, seperti memantau secara aktif titik panas (hotspot), dan segera mungkin melakukan groundchek terhadap hotspot yang terdeteksi, melakukan pemadaman awal secara mandiri atau gabungan, serta meningkatkan koordinasi dengan para pihak, dan bekerjasama dengan Satuan Tugas Karhutla di daerah,” jelas Thomas.

Thomas menyampaikan bahwa dalam rangka antisipasi kejadian karhutla pada kemarau ini, KLHK telah meminta semua Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup KLHK di lapangan dan pemerintah daerah untuk melakukan upaya antisipasi pencegahan dan penanggulangan karhutla.

Thomas juga melakukan kunjungan lapangan pada lokasi karhutla di Desa Mantibar, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas yang berbatasan dengan Kuching/Sarawak Malaysia Jumat, 28/7/2023. “Peninjauan kami ke lokasi karhutla di Desa Mentibar Kec Paloh Kabupaten Sambas bersama Tim Satgas Terpadu Sambas Kapolres Sambas, Dandim 1208 Sambas, Kepala BPBD Sambas, Kadis LH Sambas, Camat Paloh, MPA, dan pihak swasta,” jelas Thomas

Thomas menambahkan penyebab karhutla di wilayah ini adalah pembersihan lahan oleh masyarakat. Cuaca yang panas, angin kecepatan sedang, dan vegetasi yang kering membuat api semakin mudah membesar. Saat ini, Tim Manggala Agni Daops Singkawang  serta Satgas pemadaman darat melakukan proses pendinginan

“Tantangan satgas karhutla di Kabupaten Sambas adalah sumber air yang terbatas. Sehingga kami berupaya dengan memasok air melalui dua buah water tank dan mobil tangki. Didukung alat berat excavator untuk membuat embung dan sekat bakar,” jelas Thomas.

Thomas mengungkapkan banyak pemberitaan yang menimbulkan kebingungan tentang jumlah hotspot pada suatu wilayah rawan karhutla. Hotspot adalah hasil deteksi karhutla pada ukuran piksel tertentu (misal 1 km x 1 km) yang kemungkinan terbakar pada saat satelit melintas pada kondisi relatif bebas awan dengan menggunakan algoritma tertentu. Beberapa satelit yang digunakan dalam memantau hotspot meliputi Terra Aqua, NOAA20, dan SNPP.

“Kita harus memahami bahwa hotspot (titik api) yang terpantau melalui satelit tidak semuanya merupakan titik api karhutla. Hotspot yang kemungkinan besar terjadi karhutla adalah hotspot dengan confidance level di atas 80%. Manggala Agni akan langsung melakukan groundcheck dan pemadaman dini jika terdapat hotspot dengan level high,” jelas Thomas.



Telepon: +62 (21) 5730144

Faksimili: + 62 (21) 5720194

Email: setditjenppi@gmail.com atau setditjenppi@menlhk.go.id 

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Manggala Wanabakti Blok VII, 12th floor

Jl. Gatot Subroto, Senayan

Jakarta - Indonesia 

InstagramTwitterFacebookYouTube

MEDIA SOSIAL DITJEN PPI