PATROLI BERSAMA MPA UNTUK CEGAH KARHUTLA SAAT KTT ASEAN 2023

KLHK – Masyarakat Peduli Api (MPA) di Manggarai Barat turut melakukan patroli pencegahan karhutla untuk mengamankan pelaksanaan KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo sehingga bebas dari gangguan karhutla.

 

Hadir dalam pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) Tiwu Nampar, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Thomas Nifinluri, sekaligus melepas keberangkatan tim patroli pencegahan karhutla di Manggarai Barat, NTT (10/5/23).

 Thomas memberikan arahan kepada MPA Tiwu Nampar pada apel sebelum keberangkatan patroli pencegahan karhutla.

 "MPA Tiwu Nampar berjumlah 30 orang (2 regu) mayoritas anak muda yang harus ikut serta dalam pengendalian karhutla pada momen KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo," jelas Thomas.

 "Paska apel para peserta akan mendapatkan pembekalan materi tentang pengendalian karhutla, pemetaan potensi karhutla, dan pengetahuan perubahan iklim," imbuh Thomas.

 Thomas menjelaskan setelah memperolah pembekalan tentang karhutla, MPA Tiwu Nampar akan langsung bergabung bersama  Brigdalkarhutla Sylva Raksaka dari Balai PPI Wilayah Jabanusra untuk melakukan  patroli bersama yang dijadwalkan sampai dengan Jumat, 12/05/2023.

 Apel yang dipimpin Direktur PKHL ini dihadiri Kepala Balain PPI Wilayah Jabanusra dan jajaran, Kepala KPH Manggarai Barat, Kepala Desa Tiwu Nampar dan jajaran.

 Desa Tiwu Nampar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat merupakan satu dari empat desa rawan karhutla. Desa ini masuk dalam bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) sehingga menjadi prioritas dalam pengendalian karhutla.

 Selain Tiwu Nampar, Kamis (11/05/2023) akan dilakukan pembinaan MPA Golo Mori yang berada desa di ujung terluar ke arah selatan Kota Labuan Bajo. Setelah diberikan pembekalan, MPA dan Brigdalkarhutla Balai PPI Wilayah Jabanusra akan melakukan patroli pencegahan karhutla di Desa Golo Mori. Desa ini menjadi tempat rangkaian acara KTT ASEAN 2023 sehingga harus aman dari kejadian karhutla.