ATASI KARHUTLA, TMC KALBAR KEMBALI DILAKSANAKAN


Atasi terjadinya karhutla di Kalimantan Barat, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) tahap 3 yang didukung BNPB kembali dilakukan di Kalimantan Barat. Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Thomas Nifinluri  pada Launching Operasi TMC di Posko Teknologi Modifikasi Cuaca Lanud Supadio, 24/8/23, mengungkapkan membaiknya Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kalimantan Barat harus kita jaga dengan melakukan operasi TMC.

Operasi TMC dilaksanakan untuk menindaklanjuti arahan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Rapat Pimpinan  Lingkup KLHK di Manggala Wanabakti agar dilakukan operasi TMC dan water bombing untuk mengatasi karhutla di Kalbar. Selain itu, Provinsi Kalimantan Barat telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Asap melalui Keputusan Gubernur Kalimantan Barat No. 355/BPBD/2023 tentang Status Siaga Darurat Penanganan Bencana Asap Akibat Karhutla di Kalimantan Barat Tahun 2023.

"Hari ini langit di Pontinak sudah cerah, tidak ada asap akibat karhutla yang menutupi sinar matahari," ungkap Thomas.

Thomas mengharapkan, agar potensi awan hujan yang masih ada sampai akhir Agustus bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Hal ini untuk mengantisipasi kejadian karhutla ketika potensi hujan sudan tidak ada dan kondisi kering memasuki bulan September.

"Operasi TMC di Kalbar akan dilaksanakan mulai 24 Agustus - 2 September 2023 dengan dukungan anggaran dari BNPB kerjasama dengan TNI AU, BRIN, BMKG,  dan BRGM," jelas Thomas.

Koordinator Laboratorium Pengelolaan TMC BRIN Budi Harsoyo mengungkapkan pelaksanaan TMC tahap 3 di Kalbar akan mengoptimalkan potensi awan menjadi hujan guna pembasahan lahan-lahan gambut dan pengisian embung-embung penampungan air untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang lebih luas dan tidak terkendali.

"Operasi TMC di Provinsi Kalbar bertujuan tidak hanya untuk mematikan titik api kebakaran hutan dan lahan sebagai sumber bencana kabut asap, tetapi juga untuk menjaga kelembaban tanah gambut agar tidak sampai menjadi kering, mengisi kubah-kubah gambut, dan jika memang terjadi kebakaran bisa dimanfaatkan Manggala Agni untuk pemadaman," jelas Budi.

Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Supadio Kolonel Pnb Supriyanto, mewakili Komandan Lanud Supadio, mengungkapkan mendukung penuh upaya pengendalian karhutla dengan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Kalimantan Barat. TNI AU telah menyiapkan pesawat jenis Cassa dari Skuadron 4 Abdurrahman Saleh Malang untuk melaksanakan operasi TMC.

Kasubdit Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB Gabriel Purwaka Sigit, menyampaikan operasi TMC oleh BNPB ini sebagai tindak lanjut dari Inpres Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan. Diharapkan TMC ini dapat mengatasi asap yng terjadi di Kalbar. 

Hadir dalam launching TMC Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Kadisops Lanud Supadio, Koordinator Lapangan TMC BRIN, Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Kasubdit Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB, Ketua Kelompok Kerja Restorasi Gambut Kalimantan Papua BRGM, BPBD Kalimantan Barat, Kasubdit Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan, dan Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Kalimantan.

Selain launching TMC, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan juga melakukan kunjungan lapangan ke lokasi karhutla di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Kondisi karhutla di lokasi tersebut sudah mulai padam. Manggala Agni masih melakukan pendinginan di lokasi terbakar.

Telepon: +62 (21) 5730144

Faksimili: + 62 (21) 5720194

Email: setditjenppi@gmail.com atau setditjenppi@menlhk.go.id 

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Manggala Wanabakti Blok VII, 12th floor

Jl. Gatot Subroto, Senayan

Jakarta - Indonesia 

InstagramTwitterFacebookYouTube

MEDIA SOSIAL DITJEN PPI